Jumat, 17 Mei 2013

Suara Simalungun Kamis 16-23 Mei 2013 (Edisi 552)

Warga Simalungun Dukung Keseriusan DR JR Saragih SH MM Mekarkan Simalungun

Simalungun,SS
Warga Kabupaten Simalungun sangat mendukung keseriusan Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM untuk memekarkan Kabupaten Simalungun menjadi dua Kabupaten.  Keseriusan DR JR Saragih SH MM hendaknya kita dukung dengan segala potensi yang kita miliki.  Demikian rangkuman pendapat ragam kalangan warga Simalungun yang dihimpun SS pekan ini.
Petrus Purba Ketua AMPI Kecamatan Dolok Batu Nanggar mengatakan bahwa pemekaran Simalungun sudah sangat lama kita rindukan dan kita belum melihat ada Bupati yang benar-benar berjuang untuk memekarkan Simalungun.  Sekarang kita melihat DR JR Saragih SH MM sudah sangat serius bahkan sudah membuat langkah-langkah kongkrit yaitu akan berkantor di Pardagangan yang direncanakan sebagai Kabupaten Simalungun Hataran. Hal tersebut membuktikan DR JR Saragih benar-benar serius jadi kita harus mensupportnya yakni dengan cara menciptakan suasana yang kondusif tidak usahlah banyak komentar miring lagi marilah kita harapkan agar perjuangan pemekaran Simalungun segera terwujud ujar Petrus Purba.
Selanjutnya Petrus Purba mengatakan sudah terlalu lama masyarakat mengharapkan terwujudnya pemekaran Simalungun mudah-mudahan dibawah kepemimpinan DR JR Saragih SH MM hal ini segera terwujud karena memekarkan Simalungun adalah salah satu janji kampanyenya.  DPRD Simalungun hendaknya menyatukan derap langkah dengan DR JR Saragih SH MM untuk bersama-sama mewujudukan pemekaran
Sementara itu Meina Ratna Juita Saragih Caleg Demokrat Dapem I mengatakan asal untuk peningkatan kesejahteraan rakyat dan sesuai dengan kehendak dan aspirasi rakyat maka pemekaran Kabupaten Simalungun harus segera diwujudkan. Untuk mewujudkan pemekaran Simalungun membutuhkan partisipasi banyak pihak, termasuk masyarakat dengan cara memberikan dukungan dan menciptakan suasana kondusif.
Meina Ratna Juita Saragih mengatakan saat ini rakyat sangat mendambakan peningkatan ekonomi serta rakyat membutuhkan pelayanan dengan cepat dan murah, dengan  pemekaran diharapkan dapat semakin mendekatkan rakyat dengan pemerintah sehingga kepentingan rakyat bisa semakin terbela.
Akan tetapi perlu diingat proses pemekaran daerah membutuhkan proses yang cukup Aspirasi tentang pemekaran Simalungun sudah cukup lama terdengar entah mengapa prosesnya terkesan lamban dan hampir tidak ada Bupati Simalungun yang benar-benar memberikan perhatian Serius. Saat ini kita melihat DR JR Saragih SH MM sudah sangat serius untuk memekarkan Simalungun kita berharap dan kita mendukung supaya segera terwujud.
Seperti diketahui Pemekaran Kabupaten Simalungun sudah melalui proses yang sangat panjang sejak pertama kali Panitia Pemekaran Kabupaten Simalungun yang ketika itu diketuai H Maknur Sinaga mengusulkan pemekaran Kabupaten Simalungun pada tahun 2001.
DPRD Simalungun sudah menyetujui pemekaran Simalungun dalam rapat paripuna DPRD Rabu Tanggaa 21 November 2007 yang menyetujui Kabupaten “Habonaron Do Bona” ini dimekarkan menjadi dua Kabupaten yaitu Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Simalungun Hataran. Seluruh fraksi DPRD Simalungun yakni fraksi PDI Perjuangan, Golkar, Kerakyatan, Demokrat Plus, dan Fraksi Nasional dalam pendapat akhirnya menyetujui pemekaran Kabupaten Simalungun.
Dalam paripurna tersebut seluruh fraksi menyepakati pembagian Kecamatan Kabupaten Simalungun dan Kabupaten Simalungun Hataran adalah : Kabupaten Simalungun (induk) terdiri dari 16 Kecamatan yaitu Kecamatan Raya, Silimakuta, Pamatang Silimahuta, Purba, Haranggaol Horison, Dolok Pardamean, Sidamanik, Pamatang Sidamanik, Girsang Sipangan Bolon, Dolok Panribuan, Jorlang Hataran, Panei, Panombeian Panei, Dolog Silou, Silou Kahean, dan Raya Kahean. Kabupaten Simalungun Hataran (pemekaran) terdiri dari 15 Kecamatan yaitu Kecamatan Siantar, Gunung Maligas, Gunung Malela, Dolog Batu Nanggar, Pamatang Bandar, Bandar Huluan, Bandar Masilam, Bandar, Ujung Padang, Bosar Maligas, Huta Bayu Raja, Jawa Maraja Bah Jambi, Tapian Dolog, Tanah Jawa, Hatonduhan. Selanjutnya DPRD juga menyetujui Nagori Silampuyang dan Nagori Pamatang Silampuyang yang masuk Kecamatan Siantar  masuk ke Kabupaten Simalungun (induk). (tp)


Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM
Pemekaran Kabupaten Simalungun Tidak Lama Lagi
Simalungun,SS
Pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi dua daerah yaitu Kabupaten Simalungun (induk) dan Kabupaten Simalungun Hataran (Kabupaten persiapan pemekaran) tidak lama lagi. Hal tersebut terlihat dari upaya yang dilakukan oleh Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM bersama jajarannya, dalam memperjuangkan pemekaran Kabupaten Simalungun, yang merupakan visi dan misinya sebelum menjadi pimpinan di daerah itu.
“Pemekaran Kabupatren Simalungun bertujuan untuk lebih mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, sehingga program-program pembangunan dapat dilaksanakan sesuai harapan kita bersama,”kata Bupati saat melakukan kunjungan kerja di Kecamatan Bandar dalam rangka meninjau eks Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Perdangangan yang nantinya akan dijadikan sebagai persiapan Kantor Bupati Kabupaten Simalungun Hataran, Sabtu, 11/05/2013.
Hal itu, dilakukan Bupati Simalungun sebagai salah satu upaya untuk mewujudkan pemekaran Kabupaten Simalungun. Dalam kunjungan kerja ini, Bupati Simalungun didampingin Sekda, Drs Gidion Purba MSi, staf ahli Bupati, para asisten dan para pimpinan unit kerja dijajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun, camat Bandar dan Dirut RSUD Perdagangan.
Dikatakan, pada tahun 2013 ini, ada 3 daerah termasuk Kabupaten Simalungun yang diajukan kepada pemerintah pusat untuk dimekarkan. “Kita berharap pemekaran Kabupaten Simalungun menjadi dua daerah segera terwujud, karena seluruh persiapan yang menyangkut administrasi dan tekhnis termasuk data aset yang akan dilepas ke daerah pemekaran sudah dipersiapkan. Dalam waktu dekat ini kita juga akan melakukan rapat di DPR-RI guna pembahasan pemekaran tersebut,”tambahnya.
Menyinggung tentang tujuan kunjungan kerja ke RSUD Perdagangan, Bupati menyebutkan bahwa, eks RSUD perdagangan tersebut nantinya akan digunakan sebagai kantor Bupati persiapan Kabupaten Simalungun Hataran sekaligus melakukan penataan beberapa ruangan di RSUD.
Diharapkan penataan ruangan ini segera dapat selesai, sehingga minggu depan kita mulai berkantor disini,”ungkap Bupati sembari memerintah Asisten Administrasi dan Umum, Rizal Edi Praja Saragih AP MSi, selaku koordinator persiapan Pemekaran Kabupaten Simalungun untuk mengkoordinir penataan ruangan tersebut.
Tentang pejabat Bupati persiapan Pemekaran Kabupaten Simalungun nantinya, Bupati Simalungun mengatakan bahwa akan diusulkan ke Kementrian Dalam Negeri yaitu pejabat Kabupaten Simalungun yang telah memenuhi ketentuan untuk itu, termasuk perangkatnya seperti Sekretaris Daerah dan pimpinan-pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lainnya.
“Sesuai dengan ketentuan bahwa, Bupati Simalungun (induk) yang menghunjuk siapa pimpinan di daerah pemekaran dan diusulkan ke Departemen Dalam Negeri (Depdagri), karena ini juga salah satu syarat untuk pemekaran itu,”paparnya.
Dikesempatan itu, Bupati juga menjelaskan bahwa, pada daerah persiapan pemekaran Kabupaten Simalungun nantinya akan di bentuk beberapa unit kerja yang berhubungan langsung dengan kepentingan masyarakat. “Ada 10 SKPD tekhnis di bentuk di Kabupaten pemekaran ini yang berhubungan langsung dengan masyarakat, seperti Dinas Pendidikan, Kesehatan, Pertanian, Sosial, Perizinan, Pertambangan dan Energi,”jelas Bupati.
Selanjutnya Bupati menjelaskan bahwa, setelah terbentuk daerah persiapan pemekaran, Bupati di pemekaran tersebut mempersiapkan untuk pembangunan perkantoran yang baru dalam kurun waktu 3 tahun. “Selama 3 tahun harus dipersiapkan perkantoran oleh Bupati persiapan pemekaran dan ini nantinya nanti akan ditinjau oleh Tim dari pusat apakah layak kabupaten persiapan ini  menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB),”ungkapnya. Oleh karena itu, Bupati menghimbau kepada masyarakat supaya bersama sama untuk menghadapi pemekaran, agar dapat segera terwujud dan telaksana secepatnya.
Disela-sela kunjungan tersebut, Asisten Administrasi dan Umum, Rizal Edi Praja Saragih AP MSi, selaku koordinator persiapan Pemekaran Kabupaten Simalungun yang dihunjuk Bupati mengatakan bahwa, di eks RSUD Perdagangan ada sekitar 20 ruangan yang akan ditata untuk persiapan perkantoran Bupati persiapan Simalungun Hataran. “Ini akan segera kita siapkan, karena pimpinan kita (Bupati Simalungun) dalam waktu dekat akan berkantor disini,”katanya.(tp)

BUAL BUAL  POKKALAN
 Lang sukkup pitah na Mamilangi Dosani Simalungun

Borhat do piga piga eprsonilni parbual pokkalan mandihuti diskusi naiadongkon hasoman HISARSI aima naiadongkon bani parsikolahan jalan Merdeka .Hasil diskusi ipatugah bani hasoman natading ipokkalan .Sada hal na meanarik bani laporan si Bittang Maratur sonai age pangulu nahinan aima pasal daftar dosani Simalungun .

Ai aha do deba naisahapi hanima pasal Simalungun bani diskusi HISARSI ai, sedo au gendo naisahapi hanima ?? baen malobei la[oran mu ambisa Bittang !!’ si Japorngis manukkun si Bittang Maratur pakon pangulu nahinan aima parutusan sinode bani pokkalan si T0lkas .
AI do nasihol sipatugahonku baninima hita on haganupan ,Malas uhurta haganupan ai hasomanta si Hisarsi sadokah on misir marantau domma muilak use ia hu Siantar .Dohossi mulak si Hisarsi hu siantar langsung ma mambahen parsahapan janah iottang hanami do bani parsahapan ai si Bittang Maratur “ jadi hasomanta sonaha do parsahapan nassiam ai?? Nini Si Jap0rngis use .

Sonon ai buei tumang do naisahapi bani panorang ai tapi salah sada naporlu si padason hubanta on aima masalah NAMAMILANGI DOSANI SIMALUNGUN. 0n ma salah sada cirri bani parsahapan ni Simalungun aima namamilangi dosani simalungun .Contoh ni hata namakkatahon “ai payahdo hita Simalungun on, diloon manahape payahdo simalungun on ,anggo iottang saratus roh sapuluh uliskon laklak dasssa Simalung un on domma hona siasat simalungun on, ai lape bois revolusi social , ondi lalab dassa marsihata hataan Simalungun on, tor torni Simalungun onpe sada huatas sada hutoruh lang marpakkawah ejabar Simalungun on hubani naitoruh pakon nalegan dosani Simalungun nini si Bittang maratur ,

Tongon do ai ulang be soh hita humbani namancatat dosani simalungun, halani buei tumang namadear bani Simalungun  ,Contoh ni anggo segi pemerintahan Simalungun ma naparlobei mambahean sistim pemerintahan mamimpin panglima pakon pangulu balei. Adong do bani simalungun parbajut baggal ,haroan bolon, sifat napakkei,mambuat kaputusan ase ulang tardugu dalig .Sada hal naporlu bani simalungun adaong do filsafat ni goluh nalang adong bani etnis nalegan idunia on aima HABONARON DO BONA Bujur tumang do halak Simalungun ,Roh ma halak Melayu ibahen ma kampuing melayu .Roh ma halak Karo ibahen ,ma kampung Karo roh ma halak banjar ibahen ma homa Kampung BanJar ,toba ibahen ma kampung Toba .

Hita haganupan pejuang ni Simalungun on ,malas uhurta adong ope hasomanta nagatolan bani aprbualan ipokkalan .Tonggotta bani tuhan ase hita on ibere hasehaton akkula pakon kantung porlu ma ai ase minar bohini inang irumah manghadapi namasa on .Horas ma par Bandar Masilam ,pematang Bandar, jorgitma par Raya, nagori dolok ,harang gaol ,purba ,saribu dolok,bangkitma semangat ni par Raya Kahean, janah lambin toal nio ma par Siantar Tonggon hita ma janah roh ma hita bani pesta marsombuh sihol on.
Ai do tandani nasangap do hita janah kompak tonggoranni bonggali an  .
Lang naima bang Sudiman????,,,,,,,,,,,,,,,,,  

Masyarakat Nagori Raya Bosi Mengeluh Pembangunan Tali Air   Rusak Parah 
Simalungun, SS
Masyarakat Nagori Raya Bosi  selama 3 bulan lamanya  tidak bisa lagi mengolah sawah. Hal ini disebabkan tali air pembangunan pemerintah Kabupaten Simalungun didaerah tersebut  rusak total, bahkan ada beberapa tanah yang longsor di Hulu, sehingga air tidak bisa mengalir ke daerah persawahan. Demikian  hal ini dikatakan tokoh  masyarakat setempat Marga Sinaga kepada SS baru-baru ini.

Menurut Sinaga, saat ini  masyarakat Nagori Raya Bosi sudah berupaya bergotong royong untuk mengatasi rusaknya tali air itu supaya  air dapat berjalan lancer, namun jika hingga saat ini belum ada tanda-tanda diperbaikinya kerusakan itu. Dengan demikian dikhawatirkan  masyarakat petani sawah di Raya Bosi akan beralih dari petani sawah menjadi petani Jagung, Coklat, Pisang dan berdampak  kepada ketahanan pangan.

Dalam hal ini, Sinaga sangat mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun khususnya Dinas Pengairan agar secepatnya mengatasi rusaknya pembangunan tali air. Padahal masyarakat sudah melaporkan sebelumnya, jika dalam waktu dekat ini tidak diperbaiki masyarakat Raya Bosi akan mendatangi Dinas tersebut untuk meminta penjelasan yang selanjutnya.

Sementara itu, penduduk setempat yang mengaku marga Purba mengatakan, akibat rusaknya  pembangunan tali air itu, padi sawahnya banyak yang rusak. Padahal  dalam waktu dekat sudah saatnya untuk dipanen, dan rencana uang panen tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarga .

Dengan demikian Purba saat ini sangat mengharapkan kepada perhatian pemerintah Kabupaten Simalungun untuk segera ,memperbaiki kerusakan tali air  tersebut, agar kehidupan petani sawah di Raya Bosi tidak terancam demi kelangsungan hidupnya. “Coba bayangakan ada puluhan haktare lahan sawah yang terlantar. Bagaiamana kami harus menanam padi jika hal ini tidak diperbaiki””?? Kata Purba memelas.

Selanjutnya Purba menunjukkan kepada SS  lokasi persawahan yang rusak akibat rusaknya pembangunan tali air. Purba hanya bias tertunduk lesu melihatkan lahan sawah miliknya kepada SS. Semoga pemkab Simalungun membuka matanya untuk memperbaiki kerusakan ini. Sehingga kami warga Raya Bosi bias berlega hati, Ujarnya (nu)   

Kasad   Berikan Apresiasi kepada Bupati dan Masyarakat Simalungun
Simalungun,SS
Kepala Staf Angkatan Darat Tentara Nasional Indonesia (Kasad TNI) Jendral TNI Purnomo Edhie Wibowo bersama beberapa petinggi di Angkatan Darat termasuk Pangdam I BB, Mayjen TNI Lodewijk F. Paulus, melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Simalungun, untuk melihat secara langsung pelaksanaan karya Bhakti TNI Kodim 0207 Simalungun dan lokasi latihan TNI AD (Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat) di Kabupaten Simalungun,.
Kehadiran Kasad bersama rombongan dengan di Kabupaten Simalungun, menggunakan Helikopter AD dan mendarat di Heliped yang telah dipersiapkan sebelumnya, berlokasi di Huta Bohoan Nagori Dolok Marawa Kecamatan Silou Kahean disambut langsung oleh Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM, Dan Rindam I BB, Kolonel Inf Teguh Arif Indratmoko , Dan Rem 022 PT, Kolonel Inf Restu Widiyantoro, MDA, Kodim 0207 Simalungun, Dan Yon 122 TS serta Sekda bersama Staf Ahli Bupati, Asisiten dan para pimpinan unit Kerja dijajaran Pemkab SImalungun dan ratusan  masyarakat, Selasa, (14/5).
Dari lapangan helipad, rombongan Kasad didampingi Bupati Simalungun, Dan Rindam I BB, Kodim 0207 Simalungun, Dan Yon 122 TS, dengan berrjalan kaki menuju lokasi Posko Karya Bhakti TNI Kodim 0207 SImalungun, setibanya di lokasi tersebut disambut oleh masyarakat yang telah menunggu kedatangan Jendral berbintang empat itu, kemudian oleh pengurus Partuha Maujana Simalungun (PMS), Kasad menerima penyematan seperangkat pakaian adat Simalungun, selanjutnya kepada perwira tinggi TNI AD yang mendampingi Kasad juga menerima Hiou Pamotting dari PMS.
Bupati Simalungun, DR JR Saragih SH MM, dalam sambutannya mengatakan dengan menggunakan anggaran sekitar Rp 9,6 miliyar   dari APBD Kabupaten SImalungun pelaksanakan Karya Bhakti TNI Kodim 0207 Simalungun telah melaksanakan pekerjalan untuk membantu kepetingan masyarakat masyarakat terutama infrastruktur jalan sepanjang 31,1 Km dengan lebar 4 meter serta kegiatan-kegiatan lainya.
Menurut Bupati, jika jalan tersebut nantinya telah diaspal, maka untuk menuju bandara Kuala Namu hanya sekitar 40 Km dari Kecamatan Silolu Kahean dan dari Ibukota Pematang Raya hanya sekitar 100 KM dan dapat di tempuh dalam waktu 2,5 jam jika dibandingkan dari Ibukota Pamatang Raya melalui Kota Siantar menempuh waktu sekitar 5 jam untuk menuju bandara Kuala Namu. “Oleh karenya kami sangat berterima kasih kepada TNI yang membantu masyarakat dalam peningkatan perekonomian dan kesejahteraan,”ungkapnya.
Bupati berharap kepada Kasad, jika ada pelaksanaan TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) dapat dilaksanakan di Kabupaten SImalungun, karena Kabupaten Simalungun merupakan  daerah terbesar di Sumut dan memiliki berbagai potensi. “Pemkab dan masyarakat Simalungun sangat mendukung program-program TNI dalam membantu masyarakat, seperti kegiatan Karya Bhakti ini,”ungkapnya
Menyinggung tentang lokasi latihan militer TNI AD di Kabupaten SImalungun, Bupati mengatakan bahwa, pihaknya telah memberikan rekomendasi untuk lokasi tersebut. Dimana dengan adanya lokasi ini masyarakat juga dapat terbantu terutama perekomonian mastarakat.
Sementara itu, Kasad TNI Jendral Purnomo Edhie Wibowo dalam arahannya antara lain menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Simalungun dan masyarakat yang telah memberikan perhatian kepada anggota TNI AD untuk meningkatkan kemampuannya di militer.
“Tentara tugasnya menjaga ketahanan Negara, sehingga membutuhkan latihan untuk peningkatan kemampuan dalam mendukung tugas-tugasnya, karena bila tidak terlatih Negara kita bias runtuh,”ujar jendral berbintang empat itu.
Edhie mengakui, bahwa dirinya tidak menduga adanya lokasi latihan bagi anggotanya di TNI AD. Menurutnya  dengan adanya lokasi tersebut diharapkan sinergitas TNI dan masyarakat dapat terwujud. “Dengan adanya sinergitas antara TNI dan masyarakat diharapkan kekuatan akan terjadi, dan melalui kekuatan ini kita dapat mempertahan Negara kita, termasuk dalam melaksanakan pembagunan-pembangunan, ini juga dapat terwujud karena adanya sinergitas tersebut,”katanya. (tp)

PLANK SD NEGERI 091447 SARIBU JAWA HILANG

Saribu Jawa, SS
Sejak kepala sekolah di tangkap akibat Bandar Judi Togel, sekolah menjadi gak karu-karuan. Karena plank sekolah juga hilang, pantauan wartawan di lokasi (11/5). Semua guru mengatakan tidak tahu kemana plank itu. Apakah itu unsur kesengajaan atau karena memang orang sudah benci akibat ulah kepala sekolah Punggu Pane yang menjadi Bandar Judi Togel. Masyarakat banyak menyesalkan tindakan Kepala Sekolah tersebut. Sebagai Kepala Sekolah seharusnya membuat contoh yang baik kepada anak didik, guru dan masyarakat luas.
Ternyata ini malah terbalik membuat contoh yang tidak baik kepada masyarakat. Akibatnya Kepala sekolah mendekam di jeruji sel. Terlebih-lebih kepada guru, satu yang berbuat yang lain kena getahnya. Citra guru menjadi jelek dimata masyarakat. Padahal guru itu patut dicontoh, diguguh dan ditiru. Pemerintah seharusnya benar-benar memilih pemimpin yang baik, jangan seperti Punggu Pane yang tidak punya disiplin sebagai Kepala Sekolah. Demikian kata Drs. C.H. Edyson Pangaribuan selaku Ketua LSM Peduli. Kondar Silitonga selaku alumni sekolah tersebut mengaku dirinya kecewa dengan tindakan Kepala Sekolah yang kurang memberikan contoh yang baik.  Sebagai pengajar seharusnya dia memberikan contoh yang baik kita harapkan ada tindakan dari atasannya kata Kondar.  (LM)

M H Purba:
Masyarakat Nagori Huta Raja Mendambakan Penanaman Pohon
Purba, SS
Masyarakat Nagori Huta Raja Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun  mengharapkan kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun khususnya Dinas Kehutanan Simalungun agar memberikan sumbangsih dan partisipasinya dalam memberikan arahan kepada masyarakat  sekaligus mendapatkan informasi tentang tanaman kayu. Demikian dikatakan Tokoh masyarakat Nagori Huta Raja M. Hadi Purba kepada SS Rabu (15/5) di redaksi Suara Simalungun.

Dikatakan Madi, bahwa saat ini masyarakat Nagori Huta Raja telah mempersiapkan lahan untuk menanam kayu. Namun pihaknya tidak mengerti tanaman kayu apa yang cocok untuk ditanam di lahanya yang nilai ekonomisnya  kedepan sangat baik. Untuk itu sangat dibutuhkan  peranan dari Dinas Kehutanan Simalungun.

Selain itu kata Madi, dirinya telah siap untuk memberikan lahanya, hanya saja  tidak memiliki kemampuan dana untuk memperoleh tanaman kayu tersebut. Jika Pemkab Simalungun   mau diajak berkerja sama  dengan masyarakat  maka tercapailah alam  yang semakin  lestari  ditengah tengah  situasi pemanasana global yang sudah mendunia ini kata Madi .     

Saat ini masyarakat Nagori Huta Raja memiliki lahan yang sangat luas, namun  mereka sendiri sebagai pemilik lahan kurang memahami tanaman kayu  apa saja yang paling pantas untuk ditanam. Dalam hal ini sangat dibutuhkkan peranan Dinas Kehutanan Simalungun untuk melihat lahan yang dimiliki masyarakat saat ini. Masyarakat Nagori Huta saat ini masih kebingungan. Dengan demikian diharapkan kepada  Kepala Dinas kehutanan Simalungun mau  melihat lokasi yang akan  ditanami. Masyarakat Nagori Huta  siap menyambutnya dengan rasa gembira, Dan semoga bias terjalin hubungan yang lebih baik. Itulah harapan masyarakat  Nagori Huta Raja, kata Madi.

Harapan Madi, jika Dinas Kehutanan mau diajak bekerja sama, maka warga Nagori Huta Raja Kecamatan Purba siap untuk menyambut kedatangan Kepala Dinas Kehutanan tersebut. Semogalah  Kepala Dinas Kehutanan tersebut memiliki waktu dan kesempatan untuk turun kelapangan khususnya  di Nagori Huta Raja Kabaputen Simalungun ini, kata Madi. (nu)  

INFO SINGKAT DAERAH

Sergei – SP2HP, SS
Pengaduan Dra. Hamida Saragih (48) penduduk jalan veteran dusun XII desa Firdaus Kec. Sei Rampah Kab. Serdang Bedagai No.B/464/XII/2012/Reskrim tertanggal 30 Desember 2012 tentang terjadinya suatu perkara yang diduga merupakan tindak pidana penipuan atau penggelapan dengan modus mengingkari pengembalian sebahagian modal atau pinjaman uang atau barang dari rangkaian kerjasama dalam hal menjalankan/membungakan uang ditandatangani Kasat Reskrim AKP. Denny Boy, P.SH. Sampai berita ini diturunkan (15/5) belum diproses dan sepertinya diendapkan, kata Suaminya Aipda S. Situmorang yang kebetulan adalah anggota Polres Serdang Bedagai kepada wartawan koran ini di Kantor Pengadilan Negeri Tebing Tinggi. Lawan perkaranya boru Pakpahan (52) penduduk Rampah atau yang diadukan juga mengadukan pelapor. Faktanya Dra. Hamida Saragih ditahan dan sampai saat ini masih ditahan LP Tebing Tinggi. (KS)

Jorlang Hataran – Penggelapan, SS
Ibu Murni Tambunan, PNS pada Kantor DP3KP Kec. Dolok Panribuan, nama anda pada saat rapat sosialisasi (14/5) di Dolok Marlawan yang diselenggarakan oleh Forum Peduli Orang Miskin di pimpin Liven Simanjuntak dan dihadiri masyarakat Nagori Dolok Marlawan dan Nagori Parriasan. Jumlah uang yang diterima sebanyak 4,3 juta rupiah, kata Charles Simanjuntak selaku pembicara dari GAPOKTAN di Nagori tersebut. Suara anggota saat itu selama Murni tidak mengembalikan dana tersebut maka anggota juga tidak akan mengembalikan uang yang dipinjamkan dan meminta agar perbuatan Murni dilaporkan ke penegak hukum. Dana Gapoktan dengan jumlah 100 juta rupiah dan baru kembali sekitar 53 juta rupiah dan juga baru-baru ini bendahara dan ketua terus tidak aktif membuat para anggota beranggapan masyarakat agar Ka. DP3KP Kec. Jorlang Hataran lebih berperan guna menindak Murni Tambunan minimal melaporkan hal tersebut ke Kapolsek Tiga Balata. (AS)

Tapian Dolok – Ujian Nasional, SS
Pelaksanaan ujian Nasional (5/5) di SD Negeri 091609 Sinaksak, SD Negeri 095556 Sinaksak, SD Negeri 096746 Kampung Tengah, SD Negeri 091614 Dolok Ulu berjalan aman, lancar dan tertib. Seluruh pengawas silang hadir tepat waktu. Hanya saja pinta Kepala Sekolah agar biaya pelaksanaan Ujian Nasional cepat turun agar beban Kepala Sekolah tertanggulangi, kata para Kepala Sekolah di lokasi masing-masing. (KS)

Jalan Nasional – Amburadul, SS
Pelaksanaan proyek peningkatan struktur Jalan oleh PT. Kartika Indah Jaya di jurusan Limbong – Pematangsiantar terkesan kurang profesional asal jadi. Penutupan lobang tidak segera ditutup, walau sudah dibongkar. Hal ini diakui pihak konsultan PT. Surya Mar26 Konsultindo di wakili Sugiarto Rambe, bahwa pekerjaan penutupan lubang-lubang tidak sesuai rencana dengan pelaksanaan. Papan nama proyek, nilai jelek mutunya. Tertulis efektif 5,18 Km (bahal dikerjakan) dengan nomor kontrak : 01/KTR/APBN/Br-82/PPK-06/2013 tanggal 28 Pebruari 2013 dengan nilai kontrak Rp. 15,5 Milyar rupiah dengan masa pelaksanaan 240 hari dan masa pemeliharaan 730 hari. M. Johan dari LSM PPL berkomentar berarrti Oktober 2005, jalan ini harus tetap mulus, dan meminta kepada semua masyarakat agar proyek ini tetap diawasi agar masyarakat dapat menikmati jalan mulus. (Edy)

Tapian Dolok – Kehilangan, SS
Dompet hilang alias tercecer milik A. Silalahi penduduk Sinaksak, isinya STNK, BK 4530 WZ, a.n S. Butar-butar, istri A. Silalahi, Sim B2 Umum, SIM C, KTP elektrik dan uang 60 ribu rupiah. Lokasi hilang SP. Gg. Keluarga Sinaksak sampai dengan Simpang Rami kota Pematangsiantar. Jumat malam (3/5) bagi siapa yang mendapat atau menemukan semua tersebut diatas akan mendapatkan hadiah sepantasnya, kata Pak Silalahi lugas. (Edy)

Dolok Batu Nanggar – UN, SS
Kunjungan wartawan di SD Negeri 094128 Silinduk dan SD Negeri 091595 Kasek Adili Zendrato, S.Pd bahwa seluruh pengawas dilakukan sistem silang dari SD Negeri 097358 Negeri lama dan SD Negeri 094129 Bah Tobu diakui semua ketentuan dilaksanakan dan berjalan dengan baik serta tertib. Mengaku bahwa biaya honor pegawainya belum turun hanya untuk ongkos-ongkos, dilakukan Kasek sebagai kebijakan. (KS)

Jembatan Timbang Simp. 2 – Jalan, SS
Saat ini jalan di sekitar jembatan timbang Simp. 2 sedang di Base course. Menurut Muklis Tenaga Teknis pihak kontraktor akan di Hotmix hingga mulus. Dan menurut petunjuk gambar pun hal itu dikerjakan, kata Muklis lugas (10/5) kepada wartawan koran ini di kantornya Timbang Galung Pematangsiantar. Selama ini Kompleks jembatan kotor gara-gara air dan kalau ditimbun maka arus lalu lintas akan lancar, kata pegawai yang bertugas saat itu kepada wartawan koran ini. (Alpijor)

Dolok Panribuan – Disiplin, SS
Kepala SMP Negeri 2 Kec. Dolok Panribuan mengatakan (13/5) bahwa disiplin PNS dilingkungan kerjanya harga mati. Semua guru harus bekerja dengan baik. Kalau ada yang bolos harus dipertahankan. Jadi tugas dirinya kepada guru tidak boleh bolos, terkecuali sakit, kata Pak Simatupang dengan tegas. Dipandang perlu gajinya dipotong untuk membayar guru yang ngajar atau pengganti. “ENAK TAU GURU GAJIAN TANPA KERJA”. Hal itu tidak boleh dan itulah tindakan efek jera di SMP Negeri 2 Tiga Dolok. (MJ)

Totap Mejawa – Bah Jambi – Jalan, SS
Dibeberapa titik ruas jalan Bah Jambi – Nagojor – Hutabayu Raja sudah berlubang-lubang dan sangat mengganggu arus lalu lintas, pantauan wartawan dilokasi (12/5). Dua tahun terakhir ini ruas jalan tidak mendapat pemeliharaan dari Dinas Bina Marga Tk. II Simalungun, kata M. Siahaan penduduk Nagojor kepada wartawan koran ini. Untuk menutup lubang-lubang yang sudah menganga, kebon Bah Jambi PTPN IV banyak berpartisipasi di lapangan agar lalu lintas lancar. Hasil wawancara dengan karyawan di lokasi. (KS)

Girsang Sipangan Bolon – Danau Toba, SS
Kondisi Danau Toba dalam pencemaran air semakin dirasakan orang mandi. Pedihnya mata kalau menyelam merupakan gangguan. Hal ini diungkapkan Ilham (42) pelancong asal medan kepada wartawan koran ini (15/5) di Parapat. Harapannya kepada Gubsu agar melakukan pemeriksaan kadar air guna kesehatan masyarakat. Sebagaimana dimaklumi bahwa kota Parapat adalah kota penghasil Devisa Negara cukup besar andilnya dan perlu perhatian. (Bangun)

Tiga Dolok – Panribuan Square, SS
Panribuan Square di Pekan Tiga Dolok tetap beroperasi sampai pukul 03.00 WIB dini hari. Hal ini untuk melayani masyarakat yang ingin menikmati minuman/makanan. Ciri khas Tiga Dolok sebagai lintas Jalan menuju kota Wisata Parpaat, Panribuan Square sangat tepat dibuka demikian Pak Napitupulu mewakili camat berujar kepada wartawan. Ditambahkan hal ini sudah berlangsung 2 bulan yang lalu. M. Johan Direktur Eksekutif LSM PPL ketika dirinya mau ke Parapat singgah disana mengopi dan makan, benar-benar pelayan baik. Semoga Panribuan Squar semakin maju. (KS)
Kec. Tapian Dolok – Kebersihan, SS
Kebersihan Kantor Camat Tapian Dolok benar-benar bersih tertata indah, apalagi didukung ornamen Simalungun, halaman rapi, ditata bunga, rumput dibabat, cat dinding menarik dan pujian kepada Armayani selaku Camat Wanita dan mampu membuat perubahan. Hampir semua staf mendukung program camat, hadir PNS tepat waktu dan tak ada yang bolos alias makan gaji buta. Pantauan (15/5) dilokasi dan saat ini camat masih di Bandung untuk mengikuti pendidikan pimpinan, kata Paten Purba selaku pemerhati pemerintahan di Kec. Tapian Dolok.

Jorlang Hataran – SMK N 1, SS
Kebersihan dan penataan SMK Negeri 1 Jorlang Hataran yang dipimpin Drs. Saut Siboro membanggakan hingga para orang tua di 2 Kecamatan Dolok Panribuan dan Kec. Jorlang Hataran semakin percaya kepada kepemimpinan beliau, kata M. Silitonga (60) warga Saribu Jawa. Kami lulusan XII tahun 2013 sudah banyak melirik dalam dan luar negeri kata guru yang enggan disebut namanya. Dan diakui Kasek bahwa 7 orang lulusannya akan mengikuti testing penerbangan dan Management Tata Usaha (KS).

P. Siantar – Jl. Rakutta Sembiring, SS
Hallo….. ! Pak Juntak Kadis PU mohon turun ke Jl. Rakutta Sembiring, perhatikan dulu kerusakan jalan itu, jangan gara-gara jalan itu anda dibenci rakyat! Coba tanya ke Pak Wali, agar penanggulangan sementara dikerjakan. Anda dikantor jangan duduk-duduk saja, kata B. Simanjuntak, SH (45) penduduk setempat mengkritik dongan tubunya. Kalau jalan rusak sudah pasti menandakan bahwa korupsi masih mengkristal di Instansi tersebut, ungkapnya tega. (Mare)

Sergei – Warga ditangkap, SS
Meslina (50) wanita penduduk Raya Lombang Kab. Sergei ditahan gara-gara tertangkap tangan menjadi Jurtul Togel pada hari Rabu (24/4) di desa Raya Lombang, akunya kepada wartawan (15/5) di Tebing Tinggi. Oleh Tim Serse Polres Sergei Suami Meslina bercerita saat penangkapan benar-benar membuat trauma anak-anaknya apalagi cucunya. Sangat menyesali perbuatan istrinya dan mudah-mudahan selesai masalah ini dan berharap istri tidak lagi berbuat. (LM)

Simalungun – Belum cair, SS
Uang sertifikasi guru bulan Januari, Pebruari, Maret, April 2013 belum cair, dimana kendalanya Pak Bupati? Harapan guru-guru kiranya Pak Bupati memperhatikan hal ini agar doa guru-guru ini tetap memberi kesehatan dan keselamatan kepada Bapak Bupati Simalungun, mengingat kebutuhan guru semakin mendesak dan butuh sekali, kata guru-guru di Kecamatan Jawa Maraja (15/5) kepada wartawan koran ini. (Edy)











Tidak ada komentar:

Poskan Komentar