Senin, 12 Desember 2011

Info Singkat Siantar-Simalungun-Sergei Kamis 8 Desember 2011 (Edisi 487)


INFO SINGKAT SIMALUNGUN-SIANTAR-SERGEI

SIMPANG SIMARIMBUN, SS, 
Jl. Kota di Simarimbun saat ini di rehabilitasi Dinas PU Kota P. Siantar dengan dana kira-kira Rp 400 juta, besi beton bertulang yang dipasang terlihat 8 mm seharusnya 12 mm, rakyat bertanya apakah Kadis PU Kota P. Siantar tidak memperhatikannya papan nama proyek ada dilapangan hanya saja pengawas harian jarang dilapangan hingga kecolongan ukuran besi beton tak diperhatikan dan lsm PPL pimpinan Muh. Johan mencatat dalam agenda untuk disampaikan kepenegak hukum agar diteliti (Alpijor)

SIANTAR, SS
PAM Tirtauli mendapat dana pembangunan pipa di Kecamatan Siantar Simarimbun besar dananya miliaran rupiah hanya teropong wartawan Suara-Simalungun yang mengusai ilmu teknik sipil kondisi lapangan antara lain galian untuk pipa tidak sesuai dengan ukuran kemudian lapisan pasir untuk pipa ditiadakan hal ini telah di dokumentasikan LSM PPL (5/12) untuk dipertanyakan kepada pemerintah dan jangan hanya ketentuan untuk meningkatkan mutu ternyata itu semua hanya sebuah mimpi (Alpijor)

RAMBUNG MERAH, SS
Kantor Balai Latihan Tenaga Kerja Transmigrasi milik Dinas Tenaga Kerja dan UKM Propinsi Sumatra Utara di Rambung Merah yang disorot SKM Suara Simalungun kemudian disurati LSM PPL No.04/DPP-LSM PPL/Nop-2011 perihal disiplin PNS di daerah karena yang hadir dari 28 PNS hanya 7 orang yang menandatangani daftar hadir yang lainnya bolos, di jawab PLT Kepala Balai Wongso Pasaribu, Amd dengan No. 181/Blk-PS/2011 tanggal 21 Nopember 2011 yang isi jawaban bahwa PNS saat ini sibuk e-KTP okelah tapi pagi harus ngantor dan jelas tujuan kerja paraf dulu daftar hadir baru keluar, jelas tugas-tugas PNS (LM).

SIMALUNGUN, SS
Jalan Nasional antara Kabupaten Simalungun-Siantar-Parapat kini telah di hotmiks wartawan koran ini telah mencatat semua perkembangan di lapangan untuk diuji kebenarannya di laboratorium dan hasilnya akan dipublikasikan guna diketahui masyarakat (5/12) konsultan bermarga Silalahi dan Marno dari PU terlihat sibuk melakukan pengawasan hingga sampai berita ini diturunkan belum ada ditemukan masalah.  (M. Johan)

SIMALUNGUN, SS
Hampir seluruh dana ADD tahun 2011 bermasalah antara lain tidak sesuai gambar rencana yang ditetapkan dengan pelaksanaan, disana-sini ada main tempel atau merehabilitasi yang ada hingga dalam pertanggungjawaban jadinya FIKTIF, hal itu dapat dimaklumi karena banyaknya pelayanan yang dilakukan Pangulu Nagori demikian M. Johan Direktur LSM PPL berujar kepada wartawan (15/12) di Nagori Pamatang Simalungun dan menghimbau inspektorat (Bawasda) turun kelapangan untuk mengecek kebenaran pemberitaan SKM Suara Simalungun ini. (LM)

TAPIAN DOLOK, SS
Sampah di  tepi jalan dengan bungkusan plastik berserakan di mana-mana hingga menimbulkan bau yang menyengat dan imeg di masyarakat, kemana saja petugas kebersihan dan apa saja kerjanya? Masyarakat telah membungkus sampah kedalam plastik tinggal melempar saja ke truk sampah hal ini perlu menjadi perhatian Camat Tapian Dolok agar disepanjang jalan nasional kebersihan diutamakan mengingat tamu-tamu mancanegara melintas dari jalan utama kata Alpensius Saragih, SE sebagai pemerhati di Kab. Simalungun (5/12). (LM)

PERBAUNGAN, SS
Kota Perbaungan saat ini berkembang pesat di siang hari diminati masyarakat pelintas makan/ minum dengan harga yang lumayan dan pelayanan yang baik menjadikan kota ini pesat perkembangannya khususnya untuk PKL (Pedagang kaki lima) tetapi yang sangat disayangkan tidak ada water closed (WC) yang tersedia perlu mendapat perhatian dari Pemkab Sergei demikian pantauan wartawan (15/12) di Perbaungan. (PHN)

DOLOK MASIHOL, SS
Jalan Propinsi Simpang Dolok-Kotare-Lubuk Pakam kemudian Kotare-Seribu Dolok (Kab. Simalungun) proyek tahun 2011 diduga rendah mutunya hal ini terjadi karena pengawasan yang lemah oleh PPK hingga beberapa LSM SANGAT-SANGAT GERAH untuk membuat pengaduan ke Kajatisu agar semua yang bersalah dapat dihukum sesuai dengan kesalahannya karena selama ini pejabat-pejabat proyek sangat jarang di lapangan hingga mutu proyek amburadul alias berantakan, umur proyek hanya beberapa bulan saja dan selama ini rakyat masih bisa tenang-tenang saja tapi kali ini kata M. Purba (40) tahun penduduk Kotare “SIAP” membuat pengaduan kalau Kajatisu tak turun jaksanya juga diadukan. Membaca peta politik kedepan bahwa pegawai-pegawai PU korupsi lebih harus lebih banyak dipenjara berawal dari runtuhnya jembatan Kukar demikian pantauan wartawan di UPT Dinas Bina Marga Sumatra Utara Tebing Tinggi, (PHN)

SERGEI, SS
Jalan Nasional saat ini sedang dilaksanakan beberapa kontraktor yang giat melakukan pengaspalan sistem hotmiks permukaan pun mulai naik kira-kira 9 cm dari eksisting  survace dan akan berpengaruh keberam jalan.  Ketika sudah selesai di hotmiks perlu ditimbun beram jalan dengan sirtu yang menarik di lihat adalah alat penggali/ membongkar hotmiks yang retak rapi dan empat persegi inilah peralatan modern mampu membuat rapi dengan ketebalan rata-rata 3 cm seterusnya ditutup hotmiks.  Harapan masyarakat kepada PTK (br. Simbolon) agar segera membuat timbunan sirtu dengan perbandingan baik radiasinya di tempat miring dan rata agar tetap kondisinya tetap baik jangan membuat pengguna jalan terancam. (LM)
SIMALUNGUN (KEHUTANAN) SS
Pencurian kayu dari Daerah Aliran Sungai (DAS) masih terus berlanjut anehnya Pangulu Nagori di Kab. Simalungun tetap membuat Surat Keterangan Kayu (SKT) padahal itu sudah dilarang lalu di pos kehutanan tingkat I Sumatera Utara di Simpang Dua hanya salam tempel kepada pegawai bermarga Ngl (pengakuan supir juga bermarga Ngl kepada wartawan).  Perlu Kadis Kehutanan Tingkat I Sumatera Utara menegur PNS yang masih bermental rendah padahal mereka cukup menerima kesejahteraan dari atasan.  DAS adalah daerah yang perlu dihijaukan sesuai dengan perintah SBY ke jajarannya di seluruh Indonesia dan di daerah-daerah.  Kejadian salam tempel tiga Minggu yang lalu setelah berita ini diturunkan (Tim).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar