Jumat, 19 Juli 2013

Suara Simalungun Edisi Kamis 17 Juli - 23 Juli 2013 (Edisi 560)

 

 

 

Anggota DPR-RI IrAli Wongso Sinaga sedang memberikan bantuan kepada anak yatim pada acara buka puasa bersama di Nagori Margo Mulyo Kecamatan Gunung Maligas Selasa (16/7)

 

Pangulu Gunung Maligas dan Gunung Malela 
                           Siap Dukung Ir Ali Wongso Sinaga

Simalungun,SS
Pangulu se Kecamatan Gunung Maligas dan Kecamatan Gunung Malela menyatakan siap mendukung Ir Ali Wongso Sinaga sebagai anggota DPR-RI pada Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 mendatang.  Ir Ali Wongso dinilai sudah melaksanakan tugasnya sebagai wakil rakyat menyerap aspirasi dan memperjuangkan pembangunan khususnya di Nagori yang ada di Kabupaten Simalungun.  Demikian dikatakan  Pangulu Nagori Margo Mulyo Kecamatan Gunung Malela Suedy saat memberikan sambutan pada acara Buka Puasa Bersama Ali Wongso dengan masyarakat Gunung Malela dan Gunung Maligas Selasa (16/7)
Suedy mengatakan mewakili Pangulu Kecamatan Gunung Maligas dan Gunung Malela serta masyarakat mengucapkan terima kasih kepada Ali Wongso yang sudah menunjukkan keperdulian yang mendalam terhadap pembangunan Nagori Kabupaten Simalungun.  Sebagai anggota DPR-RI Komisi V Ali Wongso telah memperjuangkan banyak program pembangunan pemerintah pusat agar diarahkam ke Nagori yang ada di Kabupaten Simalungun. 
Diterangkan Suedy hingga tahun 2013 sudah ratusan Nagori yang ada di Kabupaten Simalungun mendapat Program Peningkatan Pembangunan Infrastruktur Pedesaan (P2IP) yang nilainya Rp 250 juta setiap Nagori.  Program tersebut sudah dirasakan masyarakat Nagori untuk pembangunan infrastruktur di Nagorinya masing-masing. Terwujudnya program tersebut adalah tidak terlepas dari perjuangan Ir Ali Wongso Sinaga sehingga sangat wajar kita memberikan dukungan kepadanya apakah kita  semua mendukung ujar Suedy dan disambut ucapan Mendukung ratusan warga yang hadir pada acara tersebut.
Lebih lanjut Suedy mengajak seluruh masyarakat agar menjalankan ibadah puasa dan memperoleh kemanfaatan dari ibadah puasa tersebut.  Tuhan sudah memberikan kemudahan bagi kita semua Nagori kita mendapat Program P2IP dan kita kepingin bertemu dan melihat langsung sosok Ali Wongso Sinaga dan Tuhan memberikan kemudahan kita bisa berkumpul dan bertemu secara langsung dalam acara buka puasa saat ini ujar Suedy.
Timbul Jaya Sibarani SE anggota DPRD Simalungun mengatakan bahwa warga Gunung Maligas dan Gunung Malela hendaknya benar-benar menggunakan akal sehatnya menilai kinerja wakilnya di legislatif.  Marilah kita dukung orang yang sudah berbuat yang sudah menunjukkan komitmennya memperjuangkan kepentingan masyarakat khususunya masyarakat Nagori.
Dijelaskan Timbul 
Sementara itu Ir Ali Wongso Sinaga mengatakan bahwa sudah menjadi tugas dan tanggung jawabnya memperjuangkan aspirasi masyarakat yang berada di daerah pemilihannya.  Sebagai anggota DPR-RI yang adalah wakil rakyat  memiliki hutang kepada masyarakat yang mempercayakan dirinya sebagai wakil rakyat.  Hutang kepada rakyat pada hakekatnya tidak akan pernah lunas, perjuangan agar Nagori di Kabupaten Simalungun mendapat Program P2IP adalah untuk membayar hutang kepada masyarakat ujar Ali Wongso
Dijelaskan Ali Wongso Sinaga beberapa program untuk rakyat sesuai dengan bidangnya di komisi V yaitu infrastruktur jalan, jembatan, irigasi, perumahan sudah diperjuangkannya untuk kepentingan masyarakat. Tugas utama wakil rakyat adalah menyuarakan dan memperjuangkan kepentingan rakyat diharapkan masyarakat benar-benar objektif menilai kualitas wakilnya di legislatif ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut Ali Wongso Sinaga juga menghimbau masyarakat agar memastikan namanya sudah terdaftar di Daftar Pemilih Sementara (DPS).  Kalau belum terdaftar silahkan melapor ke aparat Pemerintah Nagori untuk segera didaftarkan.  Kiranya kita menggunakan hak demokrasi kita secara bertanggung jawab.  Diharapkan rakyat jangan lagi bertanya “wani piro” kepada para Caleg tapi mestinya lihatlah track rekord dan komitmennya untuk membela kepentingan rakyat. Kalau kita hanyut dalam kebiasaan “wani piro” memilih karena pemberian sejumlah uang sebenarnya kita sudah merusak masa depan. Acara buka puasa juga diisi dengan acara pemberian santunan kepada ratusan para lanjut usia (lansia) dan anak yatim.  (tp)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar